Teknik >

Baca Kode Aki

Mau Ganti Aki? Pahami Dulu Kodenya, Biar Gak Salah Beli

  • Mau Ganti Aki? Pahami Dulu Kodenya, Biar Gak Salah Beli

Jakarta, OX. Mengganti aki lama dengan yang baru, pasti pernah dilakukan mobilmania. Simpel, tinggal datang ke bengkel atau toko aki, bilang ke penjualnya aki untuk mobil apa! Eitt... tapi gak sesimpel itu juga sob.. Ada beberapa hal yang perlu dicermati. Salah satunya soal kapasitas, apakah sudah sesuai dengan kendaraan Anda?  

Kebiasaan mobilmania saat mau ganti aki, umumnya emang cuma dengan ngingetin jenis kendaraannya. Tanpa mempertimbangkan atau tahu kapasitas yang seharusnya diperlukan. Padahal, hal ini justru bisa bikin repot. Ujung-ujungnya, aki yang dibeli tidak bisa bekerja maksimal dalam memasok kebutuhan pada bagian kelistrikan atau elektrik. 

Sebaiknya, agar pilihan aki bener-bener pas buat kendaraan, Anda juga harus tau   cara membaca berapa kapasitas aki mobilnya agar dapat memenuhi kebutuhan yang ada, apalagi dengan berbagai tambahan perangkat elektronik sehingga kapasitas aki yang akan digunakan pun harus lebih besar dari standar.

Ada tiga standar aki yang beredar di pasaran Tanah Air. Di antaranya JIS (Japanese Industrial Standard), JASO (Japanese Automotive Standard Organization) dan DIN  (Deutsches Institut für Normung). Khusus untuk JIS serta JASO digunakan untuk kendaraan produksi Jepang dan DIN untuk mobil produksi Eropa.

Dalam membaca kapasitas aki untuk standar JIS cukup melihat kode yang terdapat dalam kemasan yang terdiri dari angka serta huruf seperti 36B20R/NS40Z. Nah, kode ini terdiri dari tiga pengertian. Yakni 36 adalah kapasita ampere meter pada aki, B20 adalah ukuran  dimensi aki atau sisi terpanjang aki.

Sedangkan R adalah posisi  kepala aki atau Pule, selain R ada juga L, di mana R nenunjukkan bahwa kepala aki berada pada bagian sisi sebelah kanan dan L menunjukkan kepala aki berada pada bagian sebelah kiri jika dilihat dari lobang pengisian air aki.

Untuk kode NS40Z dapat diartikan bahwa aki tersebut mempunyai  kapasitas aki sekitar 40 ampere meter, di mana dua huruf di depan serta belakang  NS dan Z merupakan kode dari masing-masing pabrikan terkadang ada yang hanya menggunakan huruf N diikuti kapasitas aki dan diakhiri dengan huruf Z.

“Posisi kepala aki sendiri ada dua jenis ukuran, yang kecil dan yang besar dengan tambahan logo S, contohnya 36B20L(S), dan untuk ukuran kepala aki yang besar biasanya digunakan pada aki dengan kapasitas ampere meter yang lebih besar juga,” jelas Eron Edwin selaku Regional Manager PT Wacana Prima Sentosa pemegang aki merek Massiv.

 

Leave Comment

(Required)